Jabodetabek Slider Slider2

Polisi Masih Mencari Linggis Sebagai Barang Bukti

BERITASPB – Terkendala kondisi air di Kalimalang yang cukup deras dan kedalaman lumpur, mempersulit upaya pencarian barang bukti linggis yang dibuang pelaku pembunuhan satu keluarga oleh HS. Hingga sore hari barang bukti linggis belum diketemukan, Sabtu (17/11/2018).

“Kondisi air yang cukup deras dan kedalaman lumpur ikut mempersulit upaya pencarian. Hingga sore pukul 16.00 WIB barang bukti linggis belum diketemukan, pencarian pun dihentikan. Penyelaman kemungkinan akan dilanjutkan besok,” ujar Kepala Tim Pencarian dari Ditpolair Polda Metro Jaya, AKBP Sutrisno dilokasi pencarian Jalan Pasar Tegaldanar, Cikarang Pusat, Bekasi.

Karena arus yang semakin deras di aliran kali, Kepala Tim Pencarian dari Ditpolair Polda Metro Jaya, AKBP Sutrisno, lantas memutuskan untuk menghentikan sementara upaya pencarian barang bukti.

“Pencarian kita hentikan sementara dulu, karena aliran air sudah semakin deras. Di wilayah Utara sana kan sudah hujan, jadi ada peningkatan debit air,” kata Sutrisno.

Penyelaman bergantian dilakukan petugas Ditpolair, yang pertama oleh Bripka Rukiyat yang hanya menggunakan kacamata selam, menuju ke tengah kali sambil berpegangan pada tali yang dibentangkan di lokasi. Sayang, usahanya masih belum membuahkan hasil.

Penyelam kedua, Bripka Dodo mulai mengambil alih dengan menyelam menggunakan tabung oksigen. Namun setelah berkali-kali menyelam, ia juga belum mendapatkan hasil. Dodo pun meminta waktu untuk istirahat, lantaran sudah kelelahan.

Dodo menjelaskan, ia sempat beberapa kali mendapat kesulitan saat melakukan penyisiran, dikarenakan arus Kalimalang yang bergelombang cukup kencang di bagian bawah.

Iptu Ketut sebagai penyelam ketiga, langsung melanjutkan pencarian. Selama kurang lebih setengah jam, ia menyisir di sepanjang lokasi. Namun sama seperti kedua rekannya, Iptu Ketut juga belum berhasil mendapatkan barang bukti linggis tersebut.

Selanjutnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyebutkan dalam pencarian ini, pihaknya melihat dari kepekatan dan kederasan air di aliran Kalimalang ini.

“Jadi tadi dilihat ya ada beberapa petugas kami penyelam Polair sudah menyiapkan diri sedang mengecek derasnya arus dan kepekatan jarak pandang,” kata Argo.

Dalam hal ini, terdapat satu regu penyelam yang diturunkan oleh Ditpolair Polda Metro Jaya dengan jumlah sebanyak enam orang. “Sesuai dengan keterangan HS bahwa penyelam akan melakukan pencarian barang bukti sebuah linggis yang digunalan tersangka untuk menghabisi nyawa korban,” jelasnya.

Argo menjelaskan jajaran Ditpolair Polda Metro Jaya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari linggis yang dibuang tersangka di Kalimalang dengan melihat kepekatan dan kederasan air yang seperti itu.

“Tentunya kita juga harus melihat keselamatan petugas penyelam. Kalau bisa dilakukan akan kita lakukan. Tapi kalo tidak bisa ya kita lanjutkan nanti,” ucap Argo.

Ramai warga di sekitar lokasi Kalimalang ikut menyaksikan pencarian barang bukti yang dibuang pelaku HS di Kalimalang, membuat jalan menjadi macet. sri