Jabodetabek Slider2

RS B A Beroperasi Tanpa Memiliki SLF/Sertifikasi Laik Fungsi Diadukan LSM Lingkar Merah Putih Nasional kepada  Walikota Tangerang

Where Can I Buy Valium In Australia BERITASPB – RSU B A yang terletak di jalan Raden Saleh No.10 RT.001 RW.004 Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, Provinsi Banten 15157 Beroperasi tanpa memiliki SLF/Sertifikasi Laik Fungsi telah diadukan oleh LSM Lingkar Merah Putih Nasional kepada  Walikota Tangerang serta diadukan ke beberapa pihak yang terkait  perihal Perijinan dan Pengawasan LSF tersebut.

Bersamaan itu Perintah kota Tagerang mengeluarkan statement tertulis melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Tangerang dengan statement Bahwa Pemkot Tangerang belum pernah memproses/menerbitkan Rekomendasi SLF Atas Nama RS Bhakti Asih Jl.Raden Saleh No.10 Karang Tegah, Kota Tangerang Provinsi Banten, Secara langsung ataupun tidak langsung RSU Bhakti Asih Atas gedung depan dan gedung belakang tidak memiliki SLF, Bahwa SLF adalah syarat dasar atau suatu persyaratan Rumah Sakit untuk mendapatkan ijin Operasional Rumah Sakit yang berdasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 56 Tahun 2014 tentang Perizinan Rumah Sakit.

Sekjend SLM LMPN Hermawan.,S.H,M.H.,C.L.A  bicara dalam rilisnya ke redaksi. Permasalahan RSU B A memiliki izin rumah sakit artinya saat pengajuan izin rumah sakit tersebut menggunaan SLF palsu atau bodong yag tidak tercatat di Pemkot Tagerang, karena kalau kita ingat mundur pada tahun 2017 di kota Tangerang pernah terjadi pungutan liar atas penerbitan SLF Bodong.

“Kejari Tangerang pernah mengeledah kantor BPBD Kota Tangerang di Jl.KS Tubun No.96 Karawaci, bisa saja pada saat pengajuan awal izin Rumah Sakit atas gedung belakang RSU Bhakti Asih mempergunakan SLF Bodong/Aspal yang dimana pada saat pengajuan tersebut dibantu  pihak yang hanya mencari uang saja bukan pihak yang tujuan  taat hukum,” ujarnya Hermawan.

Atas kejadian itu semua Sekjend LSM LMPN yang dahulu berprofesi sebagai Penyidik dan saar ini sebagai Advokat akan mengusut tuntas perihal Izin Rumah Sakit Bhakti.

Pasal 62 UU tentang Rumah Sakit menentukan sebagai berikut ”Setiap orang yang dengan sengaja menyelenggarakan Rumah Sakit tidak memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).”

Ancaman pidana tersebut dimaksudkan untuk melindungi kepentingan publikdari penyelenggaraan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan tujuan pengaturan penyelenggaraan Rumah Sakit antara lain untuk “memberikan perlindungan terhadap keselamatan pasien, masyarakat, lingkungan Rumah Sakitdan sumber daya manusia di Rumah Sakit”. * ist