Nasional Slider2

Kanwil Kemenhukam dan HAM Melakukan Penyusunan RKA-KL

BERITASPB – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Priyadi hadiri kegiatan pendampingan penyusunan RKA-KL satuan kerja Keimigrasian Tahun Anggaran 2020 tahap II  yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi di hotel Aston Makassar dari tanggal 27 – 30 Agustus 2019.

Kegiatan yang dibuka oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F. Sompie, Selasa malam (27/8/2019) diikuti oleh pengelola RKA-KL, Kakanim, Karudenim dan Kepala Divisi Keimigrasian se Indonesia timur bertujuan agar dalam penyusunan RKA-KL perlu adanya persamaan persepsi antara pemangku program dan pelaksana di Unit Pelaksana Teknis sehingga rencana kerja tersusun aplikatif mudah dilaksanakan dan akuntabel.

Priyadi selaku tuan rumah menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar – besarnya atas ditunjuknya Makassar sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Selanjutnya dalam sambutannya Kakanwil mengatakan bahwa pendampingan RKA-KL tidak bisa dipisahkan dari kegiatan perencanaan, hal ini penting,  karena Sering kali dalam merancanakan sesuatu tidak berdasarkan pada kebutuhan tapi hanya berdasarkan pada kepentingan jadi harus ada kolaborasi dan sinkronisasi antara kebutuhan di daerah dengan kebutuhan di pusat agar perencanaan kegiatan bisa lebih terarah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi dalam arahannya menyampaikan bahwa dalam menyusun anggaran harus bisa lebih lentur agar seluruh satuan kerja keimigrasian dapat merencanakan kegiatannya sesuai dengan kebutuhan anggaran dengan penganggaran yang efektif, efisien dan akuntabel. Ia menambahkan dalam penyusunan anggaran ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain : perencanaan menjelaskan arah dan tujuan organisasi yang ingin dicapai, menyatukan gerak langkah semua komponen organisasi pada tujuan yang ingin dicapai, mengindentifikasi sejak awal hambatan dan peluang organisasi sehingga dapat sedini mungkin mengantisipasinya, membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien, mengontrol setiap tahapan dan memilimalisasi kegagalan.

Terakhir Ronny berharap agar kehadiran para peserta kegiatan dapat bermanfaat bagi jajaran Keimigrasian dan menjadikan perencanaan sebagai pedoman.”Dalam menyusun RKA-KL sesuai dengan kebutuhan, kalo tidak bisa dikerjakan jangan dimasukkan,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Disdik, Kakanwil Kalsel, jajaran Kepala Divisi Kanwil Sulsel, Widyaiswara Ahli Utama, Analis Keimigrasian Ahli Utama dan Jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi. *